Tapis Blogger Dukung Penuh Bawaslu, dalam Upaya Pengawasan Pemilu Partisipatif


Tapis Blogger, sebagai salah satu organisasi berbasis warganet--dalam hal ini blogger--turut menjadi salah satu peserta dari 50 perwakilan instansi/organisasi perempuan di Kota Bandar Lampung yang menghadiri undangan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan Umum yang digelar Bawaslu Kota Bandar Lampung.

Berlokasi di Resto Raja Kuring, Kedamaian (28/2), acara sosialisasi dan diskusi ini berlangsung aktif dan tertib. Seluruh perwakilan Organisasi Masyarakat khususnya kaum perempuan sore itu menyambut baik dan dengan tangan terbuka perihal maksud dan tujuan mulia Bawaslu.

Para peserta yang umumnya datang dari kalangan kaum ibu milenial, dalam artian meskipun usia melampaui generasi milenial, namun para ibu aktivis ini sangat aktif bersosial media dengan smartphonenya. Tentu tidak berlebihan jika peserta sosialisasi disebut emak-emak milenial.

Sesi foto bersama perwakilan 50 Instansi/Organisasi Perempuan bersama Bawaslu Kota Bandar Lampung | doc: Latifah Desti Lustikasari/Tapis Blogger

Seperti yang kita semua ketahui, bahwa kaum ibu merupakan objek utama yang disasar oleh kampanye peserta pemilu dalam hal menarik simpati masyarakat. Ini dapat dilihat dari dominasi ibu-ibu yang datang saat acara kampanye tatap muka.

Di sisi lain, ibu memiliki peran yang cukup dominan dalam keluarga. Ramli S.H., M.H., selaku Pimpinan Bawaslu Provinsi Lampung mengistilahkan bahwa ibu serupa corong yang dapat memengaruhi suara lingkungan terutama dalam lingkup rumah tangga.

Hal ini membuat Bawaslu merasa memiliki kepentingan khusus pada kaum perempuan.  Sehingga bawaslu merasa, menjadi faktor penting untuk memberi pemahaman pada organisasi perempuan terlebih dahulu, agar tidak melakukan kesalahan terkait penggunaan hak pilih.

Selanjutnya, Bawaslu juga berharap sepulang dari acara sosialisasi, emak-emak milenial ini memiliki kapasitas untuk menyebarkan informasi yang benar terkait pelanggaran dan tata cara pelaporan yang ditemukan di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kami tidak mungkin bisa melakukan pengawasan menyeluruh tanpa bantuan dan peran aktif masyarakat. Sebab itu Bawaslu berusaha menggandeng seluruh lapisan organisasi masyarakat. Baik pemuda, mahasiswa, maupun perempuan untuk turut mendukung kinerja Bawaslu," tutur Ramli melalui sambutannya.

Suasana diskusi dan sosialisasi Pemilu 2019 di Saung Kuring | doc: Latifah Desti Lustikasari/Tapis Blogger

Perlu diketahui di Bawaslu tingkat Provinsi Lampung sendiri hanya ada 7 orang personil, 5 orang personil di Kota Bandar Lampung, 3 orang personil di tiap kecamatan, 1 orang pengawas pemilu di tiap kelurahan dan 1 orang pengawas di tiap TPS.

Sebab itu, melibatkan partisipasi aktif masyarakat untuk turut melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan dinilai merupakan jalan terbaik. Agar pelanggaran peserta kampanye dan Pemilu dapat diminimalisir, karena tidak mungkin Bawaslu mengawasi gerak-gerik peserta pemilu selama 24 jam oleh.

Sejalan dengan itu, tentu saja Tapis Blogger menyambut dan mendukung kinerja instansi terkait penyelenggara pemilu, terlebih Bawaslu merupakan tonggak demokrasi bangsa Indonesia.

Terlebih tujuan ini membawa kaum perempuan tidak hanya menjadi objek, namun juga berperan aktif sebagai subjek yang turut mengawasi ketertiban pemilu 2019.

Nah kamu, jangan malas ke TPS tanggal 17 april 2019 nanti, pastikan hafal dan bisa membedakan lima warna surat suara yang akan dicoblos ya. Pastikan pula mencoblos dengan benar agar surat suaramu terhitung dan sah. 

Oleh: Latifah Desti Lustikasari (https://www.mantuidaman.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar yang sopan. Komentar spam dan mengandung link hidup akan kami hapus. Terima kasih sudah berkunjung.